Minggu, 11 Januari 2015

sepi

telinga ini tak mendengar nada
dari hari yang berlalu hingga sekarang
sebait lagu hingga nyanyian
suara parau binatang senja
suara nyaring penghuni malam
suara yang seharusnya diperdengarkan
memanggil
menyapa
telinga ini tak mendengar aksara
sebuah pujian hingga cercaan
aku bisu dalam sepi
menunggu suara yang ku tunggu
menunggu sepi segera pergi
namun gelisah
ya tetap ada
membuat rasa yang indah menjadi musnah
seperti suara yang tak lagi ada
kemana ia?
mungkin sedang bertahta
atau bosan berada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar